Mengapa Jualan Enggak Laku? Ini 5 Alasannya

Mengapa Jualan Enggak Laku? Ini 5 Alasannya
Mengapa Jualan Enggak Laku? Ini 5 Alasannya

Sekarang ini banyak sekali pedagang yang mengeluh lantaran usahanya sepi pembeli. Sebenarnya apa alasannya dan mengapa hal ini bisa terjadi? Padahal dagangan yang kita jual sangat beragam dan memiliki harga yang murah.

Oleh karena itu, kami akan membahas masalah ini dan berusaha untuk mencari solusi yang cocok. Sehingga, kita semua para pebisnis dapat berjualan dengan lancar khususnya, banyak pembeli yang datang dan menawar produk kita.

Mengapa Jualan Enggak Laku?

Bacalah dengan sungguh-sungguh dan cermati, mana masalah di bawah ini yang sesuai dengan yang sedang Anda hadapi sekarang. Kemudian lakukan evaluasi dan penataan ulang strategi Anda.

Salah Pilih Tempat

Penyebab utama yaitu pemilihan tempat yang kurang strategis, artinya calon konsumen cukup kesulitan untuk mengakses dan mengetahui informasi tentang bisnis kita. Kondisi tersebut akan menjadi dampak buruk yang cukup serius bagi pengusaha pemula.

Contoh lokasi yang strategis adalah dekat dengan pusat kerumunan, tepi jalan utama, pasar tradisional, area food court, dan industri. Biasanya orang-orang akan cenderung membeli di tempat yang dekat dengan tempat kerjanya.

Kami menekankan bahwa, alternatif penyelesaian ini tidak wajib untuk semua orang, tetapi hanya untuk berbagi cerita saja yang mungkin bisa memberi dampak positif bagi semuanya khususnya, pengunjung Cilacap Kerja. Com.

Pesaing Mendominasi

Wirausahawan dalam memulai suatu usaha pasti akan melihat lingkungan yang ada di sekitarnya. Iya betul sekali, keberadaan pesaing perlu kita perhatikan. Bisa jadi jualan sepi karena pesaing yang lebih unggul, artinya produk yang mereka jual memiliki daya tarik lebih tinggi daripada punya kita.

Kondisi ini sering terjadi di sekitar kita, seperti tukang cuci motor dan mobil yang sebelahnya juga berdiri tempat usaha yang sama. Biasanya yang rame cuman di sebelah, yang satunya sepi. Kejadian inilah yang membuat kami merasa prihatin.

Cobalah untuk mengajak kerja sama dengan pesaing ketimbang berdiri sendiri. Pengusaha pemula boleh-boleh saja mandiri, tetapi ego jangan terlalu tinggi. Bisa pula merumuskan perencanaan yang lebih matang untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan penyebab kegagalan.

Harga Tidak Wajar

Apakah kalian tahu kalau penentuan harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah itu bisa memengaruhi besar kecilnya pengunjung yang datang? Riset menunjukkan bahwa pembeli cenderung menyukai barang dengan harga yang wajar alias tidak mahal atau kemurahan.

Teruntuk pedagang makanan atau minuman pasti akan menjual dengan harga di atas modal atau setidaknya lebih dari uang yang mereka gunakan untuk membeli bahan baku. Contoh, penjual jus buah membeli mangga seharga Rp 5.000 kemudian menjual jus mangga seharga Rp 10.000.

Mengapa bisa menjadi 10 Ribu? Alasannya karena ada biaya lain, seperti penggunaan cup atau gelas plasik tempat minuman, dan sedotan. Berbeda halnya, apabila menjual jus mangga biasa dengan harga Rp 20.000 tentu hal ini tidak wajar.

Pasanglah harga yang sesuai dengan kualitas barang. Cari tahu dan jelaskan apa saja manfaat yang bisa pembeli peroleh setelah membeli produk jualan kita. Tunjukkan bahwa produk tersebut berbeda dengan yang ada di tempat lain.

Kurangnya Promosi

Promosi mempunyai arti yang cukup luas, tidak hanya memberi diskon saja. Tetapi lebih dari itu yaitu melakukan kiat-kiat marketing atau salesmanship. Kurangnya keaktifan dari pemilik terhadap dagangannya bisa berdampak negatif dan menimbulkan masalah.

Malas dan pendiam bukanlah jiwa seorang entrepreuner melainkan seorang karyawan biasa yang selalu mengikuti perintah dari atasannya. Mohon maaf kalau tersinggung, tetapi memang benar karena seorang pebisnis harus mempunyai sikap proaktif terhadap perubahan teknologi.

Manfaatkanlah media sosial untuk melakukan promosi. Beritahu kepada semua orang kalau kita mempunyai dagangan. Jangan malu apalagi takut, tunjukkan kepada semuanya bahwa usaha yang kita lakukan itu halal dan mempunyai nilai lebih.

Selain pemotongan harga dan penggunaan social media, kita juga bisa memasang iklan atau meminta kerja sama dengan para artis lokal, seperti selebgram dan lain sebagainya. Jika hal ini kita lakukan maka, besar kemungkinan banyak pembeli yang datang.

Ketinggalan Zaman, Alasan Akhir Mengapa Jualan Enggak Laku

Alasan terakhir mengapa jualan enggak laku adalah karena sistem bisnis yang ketinggalan zaman. Artinya, sudah tidak lagi digunakan karena pengaruh globalisasi. Sekarang orang-orang lebih memilih e-business alias bisnis online.

Dengan cara ini, pembeli tinggal melakukan transaksi di rumah saja atau tanpa pergi ke toko. Mungkin kalau kita lihat sekarang banyak kedai yang sepi, padahal sebenarnya mereka laris karena menggunakan layanan online, seperti Gofood, Shopeefood, dan Grabfood.

Kurir yang menerima perintah pesanan dari konsumen akan menemui penjual untuk segera memproses pesanannya. Setelah makanan siap, baru dikirimkan kepada pembeli. Hal ini sangat praktis dan efisien waktu, ketimbang repot-repot keluar rumah.

Itulah beberapa penyebab mengapa barang dagangan sepi pembeli. Saya Tegar Dwi Wardhani selaku penulis artikel mengucapkan banyak-banyak terimakasih. Semoga hari kalian selalu menyenangkan.

Baca juga = Cara Cepat Dapat Kerja Untuk Lulusan SMK.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top