20 Karakter Wirausaha yang Harus Dikembangkan Agar Berhasil

20 Karakter Wirausaha yang Harus Dikembangkan Agar Berhasil
Karakter wirausaha yang harus kita kembangkan

Karakter wirausaha merupakan faktor yang paling utama pendukung keberhasilan usaha. Perilaku bisa kita definisikan sebagai sikap seseorang yaitu pengusaha dalam mengelola dan mengatur bisnis yang sedang ia jalankan.

Sikap bisa menjadi ancaman sekaligus kesempatan bagi wirausaha. Perilaku bersifat ancaman apabila mempengaruhi kelancaran bisnis, seperti malas berpikir, cepat berpuas diri, dan takut untuk mengambil keputusan.

Kemudian, sifat yang memberikan kesempatan adalah yang mendorong bisnis agar berhasil. Sikap pengusaha yang mendorong peluang bisnis, antara lain mandiri, berani, semangat, dan fokus untuk meraih tujuan.

A. Karakter Wirausaha yang Wajib Anda Kembangkan

Setiap pengusaha mempunyai kepribadian yang berbeda-beda, hal inilah yang membuatnya unik dan harus kita pertahankan. Lalu, apa saja karakter wirausaha yang perlu dikembangkan agar menjadi wirausahawan yang berhasil?

1. Memahami Arti Mandiri

Pengertian mandiri yang tepat adalah sikap pengusaha yang mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab, tanpa terlihat oleh orang lain. Jadi, jangan salah artikan kalau mandiri artinya bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain.

Jika menghadapi kesulitan maka pengusaha akan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan sendiri, sebelum meminta pertolongan kepada orang lain. Dari sini kita paham bahwa kemandirian dapat mendorong keberhasilan.

2. Berani Tampil Beda

Pengusaha tidak suka hal yang sama, melainkan ingin terlihat berbeda daripada pelaku bisnis lainnya. Perbedaan ini meliputi cara berpikir, pandangan (stereotip), penggunaan prosedur, dan gaya kepemimpinan.

Wirausahawan juga selalu berpikir, bagaimana caranya agar produk yang ia hasilkan memiliki manfaat lebih banyak, ketimbang produk dari pesaing. Persaingan yang sehat seperti inilah yang akan meningkatkan kualitas produk.

3. Pintar Mengatur Waktu

Pengusaha sangat bijak dalam mengatur waktu, antara bekerja, berkumpul dengan keluarga, dan waktu untuk dirinya sendiri.
Gambar pengusaha yang bijak mengelola waktunya

Pengusaha sangat bijak dalam mengatur waktu, antara bekerja, berkumpul dengan keluarga, dan waktu untuk dirinya sendiri. Membuat jadwal harian dapat membantu kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari, agar lebih stabil dan terlihat hasilnya.

Time is Money artinya, memanfaatkan waktu muda untuk melakukan hal-hal yang berharga. Contohnya yaitu berwirausaha, bekerja, kuliah, dan aktivitas lain yang dapat meningkatkan keterampilan.

4. Karakter Wirausaha Rajin Investasi

Karakter pebisnis yang sukses yaitu rajin menabung caranya, dengan menyisihkan pendapatannya untuk disimpan.
Gambar pembeli saham

Karakter pebisnis yang sukses yaitu rajin menabung caranya, dengan menyisihkan pendapatannya untuk disimpan. Tidak hanya menabung di Bank saja, tetapi lebih kepada investasi atau membeli saham perusahaan.

Pengusaha sadar akan pentingnya berinvestasi sebagai salah satu cara untuk menjaga aset mereka. Seiring dengan berjalannya waktu ke depan, nominal uang yang kita investasi kan tersebut akan bertambah banyak.

5. Menghargai Sesama Pengusaha Lain

Seorang pengusaha yang sudah sukses tidak akan mengejek pengusaha lain yang baru memulai bisnis. Justru sebaliknya, kita akan menghargai mereka dengan cara memberi dukungan, baik motivasi, pujian, hingga materi atau modal.

Karakter wirausaha yang rendah hati merupakan penentu keberhasilan bisnis. Buktinya, saat ini sudah banyak pengusaha yang tumbang lantaran bersikap sombong. Hidup ini seperti roda yang berputar, terkadang di atas dan kadang di bawah.

6. Fokus Dengan Tujuan

Tujuan kewirausahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan dengan mengandalkan keterampilan bisnis. Di samping itu, pengusaha yang sukses adalah kita yang mampu untuk fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai.

Kita tidak goyah ketika menghadapi masalah, justru kita berusaha untuk mencari solusinya. Kemudian, jika ada tawaran untuk bekerja di perusahaan maka, kita akan menolaknya karena sudah berpendirian untuk berbisnis saja.

7. Konsisten Terhadap Strategi

Masing-masing pengusaha mempunyai strategi bisnisnya sendiri, ada yang menggunakan cara A dan ada pula yang memakai cara B.
Gambar seseorang sedang merencanakan strategi

Masing-masing pengusaha mempunyai strategi bisnisnya sendiri, ada yang menggunakan cara A dan adapula yang memakai cara B. Bahkan, ada yang menggunakan beberapa cara sekaligus, kalau Anda bagaimana?

Setelah menentukan strategi bisnis tersebut maka, langkah selanjutnya yaitu konsisten dengan rencana. Perhatikan betul bahwa langkah yang kita ambil, sudah sesuai dengan yang seharusnya. Jangan sampai tidak sama dari rencana awal.

8. Tidak Malu Jualan

Wirausaha akan mendapatkan keuntungan setelah menjual produk kepada konsumen. Oleh karena itu, kita tidak boleh malu untuk berjualan. Hal ini, karena bisnis merupakan pekerjaan yang halal, asalkan barang yang kita jual bermanfaat.

Percaya diri dalam menjalankan bisnis menjadi salah satu sikap wirausaha yang perlu dikembangkan. Jadi, kita harus mempunyai prinsip bahwa bisnis dapat memberikan efek positif, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

9. Tidak Cepat Berpuas Diri

Wirausahawan yang telah berhasil meraih tujuannya, tidak akan langsung berpuas diri. Kita akan terus semangat bekerja agar mendapatkan yang lebih baik lagi. Kita tahu betul mana yang baik dan buruk bagi perkembangan bisnis

Contohnya, bulan ini kita telah berhasil mencapai target penjualan maka, kita akan tetap berusaha untuk bisa mencapai target di bulan berikutnya. Hal ini berbanding terbalik dengan sikap pengusaha yang cepat puas.

10. Mementingkan Belajar

Pengusaha menganggap bahwa, belajar itu penting karena berpengaruh pada kualitas diri dalam mengambil keputusan.
Gambar karakter wirausaha yang rajin belajar

Pengusaha menganggap bahwa, belajar itu penting karena berpengaruh pada kualitas diri dalam mengambil keputusan. Kita akan berusaha untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Bagaimana cara wirausahawan dalam mengambil keputusan? Jawabannya yaitu dengan belajar dari masa lalu atau meminta saran dari orang lain yang lebih berpengalaman. Dari sini, kita bisa menyimpulkan bahwa belajar itu kewajiban.

Baca juga = OSMB dan PKBJJ Menjadi Kegiatan Wajib bagi Mahasiswa UT.

11. Karakter Wirausaha Berjiwa Pemimpin

Pemimpin merupakan seseorang yang menjadi teladan bagi para pengikutnya. Pemimpin dalam bisnis meliputi pemilik usaha, pengurus, manajer, dan kepala staf yang bekerja bersama-sama di dalam organisasi atau perusahaan.

Sifat-sifat pemimpin antara lain mengutamakan kepentingan umum daripada pribadi, rajin bekerja, dan berperilaku jujur. Apakah Anda telah memiliki salah satu dari sikap pemimpin tersebut, kalau belum baca artikel berikut ini.

Baca juga = Ciri-Ciri Pengusaha Sukses yang Patut Kita Contoh.

12. Mengutamakan Kejujuran

Klien memakai jasa kita karena mereka percaya bahwa kita bisa melakukan yang terbaik sesuai dengan harapannya. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan justru, kita harus bersikap amanah.

Jujur bisa kita definisikan sebagai perilaku pengusaha yang bertanggungjawab untuk menjaga kepercayaan konsumen. Jadi, jika kita mengembangkan sifat jujur dalam bisnis maka semua yang kita dapatkan akan menjadi berkah bagi semua orang.

13. Bertanggungjawab Melaksanakan Tugas

Pengusaha akan mementingkan pekerjaan ketimbang keinginan pribadinya. Pekerjaan merupakan tugas wajib yang harus segera diselesaikan. Menunda-nunda pekerjaan dapat memperburuk keadaan dan menambah masalah.

Oleh karena itu, wirausahawan akan selalu mengerjakan tugas tepat waktu. Contohnya, cepat dalam mem-proses pesanan, mengirimkan pesanan sesuai jadwal, menghindari sifat malas, dan memberikan motivasi kepada karyawan.

14. Mengembangkan Hobi

Hobi pengusaha sukses bermacam-macam mulai dari membaca, menulis, bernyanyi, akting, memainkan alat musik dan olahraga. Hobi tersebut jika kita kembangkan maka dapat mendorong keberhasilan dalam wirausaha.

Membaca merupakan cara untuk memperluas wawasan kita tentang dunia usaha. Olahraga dapat membuat badan tetap sehat sehingga, kita tetap fokus dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, dan lain sebagainya.

15. Karakter Wirausaha yang Selalu Bersyukur

Selain tidak cepat berpuas diri, pengusaha juga akan selalu bersyukur kepada Allah SWT. Cara menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan antara lain beribadah, mengaji, dan bersedekah kepada orang yang tidak mampu.

Kita meyakini bahwa harta yang kita punya saat ini, tidak sepenuhnya milik kita, melainkan ada hak dari anak yatim. Ayo kita bersedekah sekarang juga dan saling membantu antar sesama manusia agar tercipta kedamaian.

16. Berusaha Menepati Janji

Pengusaha tergolong orang yang tidak suka memberi janji, tetapi berusaha untuk memberikan kepastian. Kepastian dalam bisnis dapat membantu pengusaha untuk meningkatkan profitabilitas perusahaannya.

Kalaupun terpaksa berjanji maka, kita harus berupaya untuk menepati janji tersebut. Jangan sampai menghindar bahkan melupakannya karena dapat memperburuk situasi. Contoh, melunasi hutang tepat pada waktunya.

17. Karakter Wirausaha yang Adil

Adil merupakan perilaku pengusaha yang tidak membeda-bedakan status karyawan. Menurutnya, semua pekerja memiliki derajat yang sama. Sehingga, mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman, tanpa gangguan dari pihak lainnya.

Berperilaku adil terhadap karyawan dapat mendorong produktivitas karyawan. Kita akan memberikan kompensasi kepada bawahan yang berprestasi artinya, mereka yang mempunyai kinerja cukup baik daripada yang lain.

18. Aktif Dalam Kegiatan Organisasi

Organisasi bisa kita artikan sebagai sekumpulan individu yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Wirausahawan sangat aktif di dalam organisasi, baik organisasi yang berorientasi pada keuntungan maupun tidak.

Keberadaan pengusaha di dalam organisasi tersebut sangat menonjol. Sebagai buktinya, biasanya mereka akan menjadi pengurus dalam setiap kegiatan dan bahkan, ada yang menjabat sebagai ketua atau pemimpin.

19. Mengembangkan Kemampuan Manajemen

Kemampuan manajemen tidak terjadi begitu saja, melainkan memerlukan proses yang panjang. Pengusaha akan berusaha untuk mempelajari ilmu manajemen, seperti merencanakan, mengelompokkan, hingga mengarahkan.

Meskipun sulit namun apabila kita imbangi dengan praktik maka, semua itu bisa kita lewati. Yang terpenting di sini adalah tidak mudah putus asa dan terus bersemangat dalam menempuh setiap permasalahan yang ada.

20. Karakter Wirausaha Bekerja Dengan Target

Karakteristik wirausahawan sukses yang terakhir adalah terbiasa bekerja dengan sistem target. Definisi target kerja adalah sesuatu yang sudah direncanakan dari awal dan menggunakan strategi tertentu agar bisa tercapai.

Apakah teman-teman sudah mempunyai target? Jika belum, cobalah untuk membuat target yang sekiranya dapat tercapai. Misalnya, bulan ini saya ingin mendapatkan pendapatan bersih sebesar 10 juta rupiah.

Dengan memasang target maka, kita akan lebih semangat dalam menjalankan bisnis. Oleh karena itu, luruskan tujuan teman-teman dalam mendirikan bisnis dari awal, jangan sampai terlambat.

B. Yang Bukan Termasuk Ciri-Ciri Karakter Wirausaha

Jika tadi kita sudah mengetahui karakteristik wirausaha yang perlu dikembangkan selanjutnya, kita akan mempelajari ciri-ciri yang bertolak belakang. Berikut ini, ciri-ciri yang bukan termasuk karakteristik wirausahawan sukses yaitu:

  1. Suka bergantung pada orang lain
  2. Menginginkan hal yang sama dan iri hati
  3. Membuang-buang waktu untuk kegiatan yang tidak ada manfaatnya
  4. Berperilaku boros atau membeli barang yang tidak perlu
  5. Mengejek pengusaha yang baru memulai bisnis
  6. Tidak mempunyai tujuan yang jelas
  7. Tidak ada rencana yang matang
  8. Malu untuk berjualan
  9. Cepat berpuas diri
  10. Malas belajar
  11. Takut menjadi pemimpin
  12. Sering berbohong
  13. Menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya diselesaikan
  14. Mempunyai kesukaan yang negatif
  15. Pelit dan tidak mau berbagi kepada orang lain
  16. Tidak menepati janjinya
  17. Tidak adil
  18. Senang menyendiri
  19. Merasa sudah berhasil sehingga tidak mau belajar lagi
  20. Bekerja dengan asal-asalan.

Terimakasih telah membaca artikel ini, kami harap informasi yang kami sampaikan dapat memberi manfaat bagi semua orang. Jika Anda sedang menghadapi permasalahan yang besar maka jangan lemah, tetapi tetap semangat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top