21 Kelemahan Bisnis Online Beserta Solusi yang Tepat!

Kelemahan bisnis online beserta solusi yang tepat. Bisnis online mempunyai beberapa kelemahan, salah satunya adanya persaingan bisnis yang ketat.
Kelemahan bisnis online dengan solusinya

Bisnis online memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah persaingan yang sangat ketat. Hal ini mengakibatkan pebisnis pemula cukup kesulitan dalam memasarkan produknya. Oleh karena itu, kita perlu solusi untuk mengatasinya.

Dengan mencari solusi yang tepat maka kekurangan-kekurangan dalam bisnis online dapat kita hindari. Sehingga, besar peluang bagi pengusaha online untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan pelanggan yang banyak.

Kelemahan Bisnis Online yang Perlu Anda Ketahui

Cilacap Kerja.com terus berupaya dalam mendukung para pengusaha khususnya, mereka yang melakukan bisnis online. Hal ini sejalan dengan prinsip kami yaitu memberikan tips dan trik cara berbisnis yang baik dan benar.

Lalu, apa saja kelemahan dalam berbisnis secara online? Bagaimana juga caranya untuk menghindari kerugian dan memaksimalkan keuntungan? Berikut ini, kita bahas bersama-sama masalah yang sering dihadapi ketika melakukan bisnis online.

1. Sulit Mendapatkan Pembeli Pertama

Menjual produk secara online memang praktis namun, ada kelemahannya yaitu sulit untuk mendapatkan pembeli pertama. Bahkan, ada beberapa penjual yang baru mendapatkan pesanan setelah menunggu satu bulan lamanya.

Mengapa mencari pelanggan di marketplace sangat sulit? Menurut penelitian kami, hal tersebut terjadi karena kurangnya perencanaan bisnis yang baik. Jadi, penjual terlalu tergesa-gesa dalam mencari keuntungan.

2. Biaya Iklan Terbilang Mahal

Biaya pasang iklan di marketplace cukup mahal sehingga banyak pengusaha online yang mencari cara untuk meminjam uang ke bank.
Gambar biaya pasang iklan yang mahal

Ada beberapa aplikasi toko online yang menyediakan fitur iklan produk. Namun, sayangnya biaya untuk memasang iklan tersebut sangat mahal. Hal ini membuat para pebisnis online merasa rugi karena harus mengeluarkan modal yang banyak.

Bahkan, ada penjual yang meminjam uang ke bank supaya bisa memperoleh dana untuk pasang iklan. Menurut kami, hal tersebut kurang tepat karena dapat meningkatkan peluang kegagalan dalam bisnis online.

3. Target Pasar yang Tidak Tepat

Meskipun kita sudah memasang iklan untuk produk, tetapi masih ada kerugian yang dapat kita peroleh. Salah satunya adalah target pasar yang tidak tepat. Jadi, konsumen hanya melihat produknya saja namun tidak melakukan pembelian.

Kejadian semacam ini tentunya sangat disayangkan sekali, produk yang seharusnya terjual malahan tidak ada yang beli sama sekali. Hal inilah yang membuat beberapa pebisnis online harus terhenti karena kekurangan modal.

4. Ketergantungan pada Koneksi Internet

Sesuai dengan namanya, bisnis online adalah jenis usaha yang menggunakan sistem dalam jaringan. Sehingga, penjual harus mempunyai koneksi internet agar bisnisnya dapat berjalan dengan lancar, seperti wifi dan paket data selular.

Coba bayangkan kalau internet habis maka kita sudah tidak bisa lagi untuk mengakses toko online kita. Alternatif penyelesaiannya yaitu harus membeli terlebih dahulu. Padahal, biaya internet per bulannya cukup mahal.

5. Persaingan Bisnis Online Sangat Ketat

Bisnis online sudah berjalan selama satu dekade terakhir tentunya, hal ini sebanding dengan jumlah seller online yang membludak. Banyaknya penjual tersebut akan memicu perang dagang yang mengakibatkan pebisnis pemula sulit masuk.

Pengusaha pemula seperti kita harus mencari strategi bisnis yang cocok supaya dapat bersaing dengan para pebisnis online lainnya. Cara tersebut tentunya tidak mudah karena harus menguras tenaga yang cukup besar.

6. Kelemahan Bisnis Online yaitu Pelanggan Sering Komplain

Pelanggan komplain lantaran barang yang mereka beli tidak sesuai ekspektasi
Gambar pelanggan yang sedang komplain

Padahal kita sudah mengirimkan pesanan tepat waktu, tetapi masih saja ada pembeli yang komplain. Pembeli komplain karena beberapa alasan yaitu barang yang datang tidak sesuai harapan, pengiriman lambat, dan sifat pelanggan yang cepat marah.

Pelanggan biasanya akan memberikan ulasan yang buruk, seperti memberikan bintang satu, gambar yang tidak sesuai, hingga komentar negatif. Hal-hal inilah yang dapat membuat rating toko milik kita menjadi turun.

Rating toko online yang rendah dapat menurunkan minat pelanggan untuk membeli. Mereka tidak jadi membeli karena melihat ulasan produk yang jelek. Kepercayaan pelanggan terus menurun apabila kita tidak cepat dalam mencari solusi.

7. Kelemahan Bisnis Online Bagi Dropshipper

Dropshipper adalah istilah penjual yang memperdagangkan produk maupun merek dari wirausaha lain. Ciri-ciri dropshipper, antara lain tidak melakukan stok barang, tidak bertanggungjawab dalam pembuatan produk, dan menggunakan sistem online.

Karakteristik dropshipper yang menjual kembali produk dari orang lain inilah, yang dapat menimbulkan kerugian. Kelemahan bisnis online bagi dropshipper, antara lain penipuan, kualitas barang yang buruk, dan biaya untuk menjadi member yang terlalu mahal.

Sebelum berjualan, kita wajib mendaftar sebagai member terlebih dahulu. Biaya yang ditawarkan mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah. Sistem keanggotaan ini ada yang bayar satu bulan sekali, pertahun, dan seumur hidup.

8. Penipuan Oleh Seller yang Tidak Bertanggungjawab

Menjadi seorang reseller menuntut kita harus lebih selektif dalam mencari seller yang amanah. Ibaratnya begini, kita adalah media antara produsen dengan pembeli. Jadi, kita harus mengetahui keadaan yang sebenarnya tentang seller tersebut.

Banyak reseller yang mengeluh lantaran merasa tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Seller langsung tidak bisa dihubungi setelah kita melakukan pembayaran. Coba bayangkan kalau nominal uang yang kita kirimkan sangat besar.

Tentu hal ini sangat merugikan, bukannya kita dapat untung malah buntung. Alias gagal buat dapat uang tambahan. Kalau menurut kalian, hal yang seperti ini bagaimana? Apakah masih lanjut atau berhenti jualan saja.

9. Biaya Ongkos Kirim Mahal dan Berubah-Ubah

Biaya ekspedisi meningkat dan terus berubah-ubah membuat pebisnis online merasa rugi
Gambar biaya ongkos kirim mahal

Sebenarnya kita bisa saja membuat ketentuan kalau biaya pengiriman menjadi tanggung jawab pembeli. Namun, hal ini tentunya dapat mengurangi minat konsumen. Alhasil, mereka membeli ke tempat lain yang sudah termasuk ongkos kirim.

Tidak baiknya lagi bahwa ongkos kirim ternyata dapat berubah-ubah seiring berjalannya waktu, tanpa pemberitahuan dari pihak ekspedisi. Jika kita memasang harga produk yang terlalu rendah maka, siap-siap saja kita akan rugi.

Keuntungan dari hasil jualan yang seharusnya bisa kita gunakan kembali untuk modal usaha, malah kita gunakan untuk menutupi kerugian. Untuk mengetahui keuntungan dari bisnis online silahkan, membaca artikel di bawah ini.

Baca juga = Keuntungan Bisnis Online, Profit Hingga Jutaan Rupiah.

10. Pengiriman Barang Terlalu Lama

Karakter atau sifat konsumen antara yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda-beda. Ada yang sabar menunggu dan ada pula yang ingin cepat barangnya sampai. Pelanggan yang seperti ini terkadang membuat penjual merasa kesal.

Kita harus menurunkan ego untuk meladeni tipe pembeli yang tidak sabaran. Menurut kami, sebenarnya yang membuat pesanan menjadi lambat adalah dari pihak ekspedisi. Kurir terlalu lama mengirimkan produk kepada konsumen.

11. Membutuhkan Dana Tambahan untuk Biaya Pengemasan

Menjual produk secara online memang harus mengeluarkan modal lebih untuk biaya pengemasan. Kemasan produk dapat berupa kertas kardus, bubble wrap, plastik, styrofoam, kotak kayu, dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan kemasan yang bagus maka kita harus mengeluarkan uang yang lebih banyak. Fungsi kemasan produk adalah untuk melindungi barang agar tidak rusak ketika waktu pengiriman. Jadi, produk akan tetap utuh di tangan pembeli.

12. Barang Hancur di Waktu Pengiriman

Banyak seller online yang mengeluh lantaran barang yang sampai ke tangan pembeli sudah rusak. Ciri-ciri barang yang rusak antara lain pecah, basah, tidak bisa berjalan sesuai dengan fungsinya, patah, dan tidak dapat menyala.

Biasanya, pembeli akan mengajukan pengembalian supaya mendapatkan barang yang baru dan tentunya tidak rusak, seperti yang sebelumnya. Hal inilah yang merugikan penjual seperti kita, padahal setelah kita telusuri ini adalah kesalahan dari kurir.

13. Tren Pasar yang Tidak Menentu

Perubahan minat konsumen berubah dengan cepat, hari ini ingin produk A, besok ingin produk B, dan seterusnya. Apabila kita tidak cepat dalam menghadapi perubahan yang ada maka toko online kita akan sepi pembeli.

14. Sulit Mendapatkan Penyedia Bahan Baku

Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah pembeli terus meningkat yang membuat kita tidak sanggup untuk memproses pesanan. Tanpa kita sadari ternyata stok bahan baku telah habis maka dari itu, kita harus cepat dalam mencari supplier baru.

Mencari supplier dengan tenggat waktu yang pendek bukanlah hal yang mudah. Hal ini karena mereka harus menyiapkan terlebih dahulu barang yang dibutuhkan oleh kita. Kejadian semacam ini tentunya membuat kita merasa bingung dan gelisah.

15. Kelemahan Bisnis Online yaitu Membatalkan Pesanan

Kehabisan persediaan bahan baku dan supplier yang bermasalah ini, dapat menghambat proses produksi. Alhasil, pesanan yang seharusnya bisa kita kirimkan tepat waktu menjadi terlambat hingga beberapa hari ke depan.

Pelanggan yang tidak sabar akan berusaha untuk membatalkan pesanannya dan mau tidak mau, kita harus menyetujui hal itu. Membatalkan pesanan memiliki dampak negatif dan positif, dampak negatifnya yaitu menurunkan penjualan.

16. Sistem Jualan Online yang Rumit

Kalau kita menjual produk secara konvensional maka cukup dengan mengemas dan membayarnya saja. Berbeda dengan sistem bisnis online yang harus melakukan berbagai macam langkah, seperti memberi deskripsi dan foto produk.

17. Ada Biaya Admin

Siapa sangka kalau berjualan di marketplace tidak ada biaya tambahan, padahal ada harga yang wajib kita bayarkan. Harga tersebut adalah biaya admin atau pajak, yang biasanya akan langsung terpotong dari penjualan per produk.

18. Membutuhkan Perangkat Elektronik

Untuk mendukung kelancaran dalam bisnis online maka, kita harus membeli beberapa perangkat elektronik. Contohnya ada komputer, laptop, printer, kamera, dan telepon genggam. Untuk harga produk elektronik sendiri cukup mahal.

19. Mengganggu Waktu Liburan

Waktu libur yang seharusnya kita gunakan untuk berkumpul dengan keluarga, malahan harus mengurus pesanan yang masuk. Hal ini terjadi karena kita lupa menutup toko online kita jadi, pesanan tidak bisa dibatalkan satu pihak.

20. Gaji Karyawan Sangat Tinggi

Untuk mengembangkan bisnis online, perlu adanya upaya untuk mempekerjakan orang yang ahli di bidang digital marketing. Untuk bisa mendapatkan pekerja yang berpengalaman tersebut maka, kita harus berani untuk memberi gaji yang tinggi.

21. Kelemahan Bisnis Online Dapat Menyebabkan Stress

Stress terjadi karena kita tidak pandai dalam mengelola waktu, antara untuk istirahat dengan waktu untuk mengurus bisnis. Bahkan ada penjual yang rela begadang demi menyelesaikan pesanan agar barang siap kirim besok pagi.

Solusi Terbaik untuk Menghadapi Kelemahan Bisnis Online

Solusi yang tepat untuk menghadapi kelemahan bisnis online.
Gambar solusi terbaik untuk berjualan online

Bisnis online tidak selalu memberi manfaat bagi kita, tetapi ada saatnya membawa efek negatif. Salah satunya adalah mengakibatkan kelelahan, baik secara fisik maupun mental. Secara fisik dapat membuat badan sakit.

Sedangkan, secara mental dapat membuat pikiran down dan akhirnya putus asa. Lalu ada juga kelemahan bisnis online lainnya seperti yang telah kita bahas bersama-sama sebelumnya. Berikut ini, solusi terbaik dalam bisnis online:

  • Menentukan strategi pemasaran yang tepat sasaran.
  • Menyiapkan modal usaha dengan cara menabung, bukan berhutang.
  • Menentukan Target Konsumen sesuai fungsi produk atau jenis layanannya.
  • Membayar tagihan wifi tepat waktu.
  • Membuat Produk yang berkualitas dan memiliki banyak manfaat.
  • Memberikan pelayanan yang terbaik.
  • Khusus dropship, Anda harus mengetahui kebenaran data tentang seller.
  • Bekerja sama dengan pihak ekspedisi lokal.
  • Cepat dalam memproses pesanan masuk dan kirimkan tepat waktu.
  • Menggunakan kemasan yang tebal sehingga produk tidak mudah rusak saat pengiriman.
  • Mengikuti minat konsumen.
  • Mencari supplier lebih dari satu.
  • Menentukan harga yang sesuai dengan perhitungan dan telah memasukkan biaya admin.
  • Membuat manajemen waktu.
  • Dan rutin evaluasi agar bisnis online terus berkembang.

Terimakasih telah mengunjungi website Cilacap Kerja.com, kami harap informasi yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi Anda semuanya. Apabila ada pertanyaan, silahkan beri komentar di kolom yang telah kami sediakan.

Baca juga = Ide Bisnis untuk Mahasiswa di Era Digital Tahun 2023.

Baca juga = Bisnis Kuliner di Cilacap Cepat Laku dan Untung Banyak.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top