SWOT Analysis Penting Menurut Mahasiswa Manajemen

Mahasiswa manajemen menganggap bahwa belajar tentang SWOT itu sangat penting. Hal ini selaras dengan salah satu fungsi manajer yaitu merencanakan bisnis agar semakin berkembang pesat.
SWOT Analysis menurut mahasiswa manajemen

SWOT berperan penting terhadap kelancaran suatu usaha, baik industri skala kecil mau pun besar. Menurut mahasiswa jurusan manajemen, menganalisis merupakan aktivitas wajib sebelum memulai dan mengelola bisnis.

Pada semester pertama ini, mahasiswa manajemen akan mempelajari tentang analisis SWOT. Kegiatan pembelajaran tersebut mempunyai maksud dan tujuan terutama, dalam perencanaan strategis suatu bisnis.

A. Pengertian Secara Umum, Apa Itu SWOT Analysis?

SWOT Analysis adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, and Threat. Jika kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka, istilah tersebut memuat arti “Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman”.

Pertama, Strength (Kekuatan) adalah pengukuran terhadap kemampuan sumber daya yang ada, baik manusia, mau pun objek fisik. Jadi, definisi kekuatan bisnis yaitu semua tenaga kerja dan mesin yang unggul.

Kedua, Weakness (Kelemahan) merupakan faktor-faktor yang memicu kinerja seseorang berjalan lambat. Penyebabnya yaitu kurangnya keterampilan dan wawasan yang sempit. Di dalam industri, kelemahan harus segera di cari solusinya.

Ketiga, Opportunity adalah istilah lain dari (Peluang). Kesempatan artinya sesuatu yang menarik perhatian dan memberikan efek positif terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Contohnya, budaya konsumtif masyarakat tergolong tinggi.

Keempat, Threat (Ancaman) yaitu segala hal yang dapat mengganggu kemajuan organisasi sehingga, perlu tindakan antisipasi yang tepat. Jangan sampai pengusaha pemula seperti kita, lengah dan harus menanggung kerugian.

B. Perilaku Wirausaha Dalam SWOT Analysis

Perilaku merupakan cara manusia untuk mengungkapkan ekspresi, perasaan, dan semua yang ada di pikirannya, ke dalam bentuk nyata seperti bertindak, berbicara, dan raut wajah. Pengertian perilaku tersebut menurut, Tegar Dwi Wardhani (2023).

Ketika pemilik bisnis melakukan analisis SWOT maka, mereka akan menunjukkan beberapa perilaku yang berbeda. Hal inilah yang akan kita bahas bersama-sama sehingga, informasi tentang bisnis teman-teman terus meningkat.

a. Menunjukkan Kekuatan

Perusahaan yang mempunyai keunggulan lebih banyak daripada pesaing tentunya, akan merasa bangga sekaligus senang. Hal ini karena mereka merasa sudah berhasil dan optimis bahwa, sudah tidak ada lagi yang dapat menandingi kekuatannya.

Strength di dalam organisasi meliputi tenaga kerja yang berpengalaman, peralatan mesin yang canggih, serta jumlah mitra yang menjalin kerja sama. Kemudian, besarnya minat konsumen untuk membeli produk tersebut juga besar.

b. Menutupi Kelemahan

Setiap perusahaan yang mempunyai kekurangan, pasti akan berusaha untuk menutupinya. Kenyataan yang kurang baik itu terjadi karena beberapa faktor, seperti fungsi manajemen yang buruk dan pekerja yang tidak handal dalam pekerjaannya.

Kedua hal tersebut akan memengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, kita sebagai manajer harus mempunyai keterampilan manajerial yang baik. Sehingga, dapat mencari solusi yang tepat dan akurat.

Baca juga = 25 Kelemahan Bisnis Online Beserta Solusi yang Tepat!

c. Memanfaatkan Peluang

Peluang bisnis merupakan kondisi yang menguntungkan bagi pengusaha karena dapat memunculkan ide dan memberi kesempatan bagi bisnis untuk berkembang. Bisnis yang maju tentunya menjadi harapan bagi setiap pemilik usaha.

Perilaku wirausaha dalam menghadapi peluang bisnis yaitu dengan memanfaatkannya. Contoh nyata yaitu datang dari Gojek, mereka melihat kesempatan setelah mengamati aktivitas masyarakat di Indonesia yang suka naik motor untuk bepergian.

d. Menghindari Ancaman

Ancaman dalam dunia bisnis memiliki bentuk yang bermacam-macam, seperti munculnya pesaing, plagiarisme, dan peraturan pemerintah yang tidak sesuai dengan keinginan wirausahawan. Sebenarnya, ancaman tidak perlu kita hindari tetapi harus kita hadapi.

Menghindari ancaman justru akan membuat bisnis menjadi lemah karena tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Perubahan tersebut harus kita pelajari dan berusaha untuk mencari solusi sehingga, bisnis bisa maju.

C. Waktu Paling Tepat untuk Melakukan SWOT Analysis

SWOT Analysis adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, and Threat. Jika kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka, istilah tersebut memuat arti “Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman”.
Gambar Analisis SWOT

Pasti di antara kalian ada yang bertanya, kapan kita melakukan analisis SWOT? Jawabannya ada 2 yaitu saat memulai dan mengelola bisnis yang sudah berjalan. Tim manajemen merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan SWOT Analysis.

Jadi, kita sebagai mahasiswa manajemen menganggap bahwa belajar tentang SWOT itu sangat penting. Hal ini selaras dengan salah satu fungsi manajer yaitu merencanakan bisnis agar semakin berkembang pesat.

Analisis SWOT dilakukan setelah menentukan tujuan dan strategi saat ini, atau sebelum mengidentifikasi kesempatan strategis. Analisis lingkungan akan mengetahui besarnya kesempatan dan ancaman bagi perusahaan.

Sedangkan, analisis sumber daya akan mengetahui jumlah kekuatan serta kelemahan yang ada di dalam bisnis kita. Apabila sumber daya manusia di dalam suatu organisasi sangat besar dan terampil maka, hal ini termasuk keunggulan.

Namun, jika karyawan sering bermasalah seperti telat masuk kerja, membolos, serta kinerja yang lambat maka hal ini tergolong kelemahan perusahaan. Oleh karena itu, manajer harus membuat peraturan yang ketat.

D. Tujuan Manajer Menganalisis SWOT

Setelah kita mempelajari definisi, perilaku wirausahawan, serta waktu pelaksanaan SWOT maka kita bisa dengan mudah untuk mengetahui tujuan SWOT itu sendiri. Berikut ini, tujuan dari kegiatan analisis SWOT antara lain:

  1. Meningkatkan produktivitas perusahaan
  2. Menghasilkan produk yang berkualitas, baik barang mau pun layanan
  3. Memperbaiki sistem manajemen yang gagal, supaya lebih sesuai dengan kondisi saat ini
  4. Permintaan konsumen akan produk terus bertambah
  5. Menambah pemasukan dan mengurangi kerugian jangka panjang
  6. Meningkatkan profitabilitas perusahaan atau organisasi
  7. Menjangkau pasar hingga ke manca negara
  8. Memangkas anggaran untuk biaya produksi

Pada intinya, alasan manajer untuk melakukan identifikasi adalah untuk mencari tahu penyebab, memperbaiki, dan membuat prosedur baru yang lebih efektif fan efisien. Sehingga, bisnis tetap berjalan untuk melayani pelanggan.

Tujuan bisnis didirikan adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan metode pertukaran, baik menggunakan uang, mau pun barang dengan nominal yang telah menjadi kesepakatan bersama. Pengertian bisnis menurut Tegar Dwi Wardhani (2023).

Langkah wirausaha untuk meningkatkan harga jual adalah dengan menciptakan produk yang berkualitas serta berbeda dari pada milik pesaing. Faktor lain yang mendorong minat pembeli sangat tinggi yaitu harga dan fungsi barang.

1. Cara Meningkatkan Kekuatan

Kekuatan merupakan faktor utama pendorong kesuksesan bisnis. Berikut ini, langkah-langkah untuk memperbesar keunggulan perusahaan supaya tetap bertahan di masa-masa sulit, menggunakan sistem SWOT yaitu:

  • Mengidentifikasi jenis pekerjaan yang paling berpengaruh terhadap kelancaran bisnis.
  • Melatih tenaga kerja agar sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
  • Mengembangkan kreativitas dalam menciptakan produk.
  • Fokus melakukan investasi, baik peralatan serta bangunan.

Untuk industri skala kecil seperti UMKM harus lebih jeli terhadap kekuatan yang dimilikinya. Hal ini untuk menghindari perilaku yang tidak tepat, seperti pembelian mesin yang sebenarnya tidak perlu dan sifat boros lainnya.

2. Cara Mengurangi Kelemahan

Kelemahan muncul bukan dari lingkungan eksternal justru, dari dalam perusahaan itu sendiri. Kurangnya perhatian dari pihak atasan rupanya juga mendorong suatu bisnis untuk gagal. Berikut ini, cara untuk mengurangi kekurangan dalam bisnis antara lain:

  • Menyeleksi karyawan yang sering menimbulkan masalah.
  • Menciptakan peraturan baru yang lebih sederhana namun, baik untuk kelangsungan bisnis.
  • Memberi penghargaan kepada tenaga kerja yang berprestasi.
  • Berusaha meningkatkan transaksi penjualan.

Fungsi peraturan di dalam perusahaan atau organisasi adalah untuk menjaga bisnis agar tetap lancar dan berjalan sesuai dengan yang semestinya. Sehingga, semua anggota akan berusaha untuk menaati peraturan tersebut.

3. Cara Memanfaatkan Peluang

Lingkungan yang menjadi tempat usaha berdiri saat ini rupanya, dapat memberi peluang positif. Contohnya, alasan pengusaha mendirikan tempat makan adalah karena melihat perilaku masyarakat yang suka makan di luar.

Setiap manajer pasti mempunyai strategi yang berbeda-beda dalam menghadapi peluang. Ada yang langsung bergerak dan ada pula yang harus menunggu lama karena proses analisis SWOT yang cukup panjang.

Manajer memang harus teliti dan tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan. Hal ini, sejalan dengan fungsi manajemen yaitu perencanaan. Semua harus di mulai dengan baik sesuai dengan rencana yang telah kita tetapkan.

4. Cara Menghadapi Ancaman

Ancaman memang tidak disukai oleh setiap wirausahawan, tetapi tanpa adanya masalah maka bisnis akan sulit berkembang. Berikut ini, tips dan trik menyelesaikan masalah dalam bisnis, paling efektif dan efisien antara lain:

  • Mempersiapkan mental manajer yang tahan banting.
  • Menerima saran dan kritik dari pelanggan dan berusaha untuk memperbaikinya.
  • Cepat dalam menanggapi perubahan lingkungan, baik teknologi, minat pasar, dan pesaing.
  • Bekerja sama dengan usaha yang sejenis.
  • Mencari pemasok dengan harga yang lebih terjangkau.

Manfaat ancaman dalam bisnis yaitu memperkuat solidaritas antar pemangku kepentingan, perusahaan tidak mudah bangkrut, dan menghasilkan produk yang berkualitas. Kalau Anda bagaimana, ayo bagikan pendapatnya.

E. Contoh SWOT Analysis Diri Sendiri beserta Solusinya

SWOT bisa kita lakukan di perusahaan, organisasi, sekolah, dan lingkungan bermasyarakat. Supaya wawasan teman-teman makin bertambah maka, kami akan memberikan contoh hasil analisis dengan objek diri saya sendiri.

Strength, saya memiliki beberapa kelebihan antara lain tenaga yang kuat, waktu yang longgar, cepat tanggap dalam memahami informasi yang baru, serta telaten ketika melakukan suatu pekerjaan. Kalau kekuatan teman-teman apa?

Weakness, saya mempunyai kekurangan dalam hal sosialisasi sehingga saya lebih banyak bekerja di belakang panggung. Kemudian saya juga tidak ahli menggunakan bahasa asing dan lambat mengetik menggunakan keyboard.

Opportunity, meskipun saya punya kelemahan tetapi saya pandai dalam memanfaatkan peluang. “Kesempatan tidak datang dua kali”, ini adalah prinsip hidup saya. Saya suka berbisnis sebagai cara untuk mendapatkan pemasukan.

Threat, saya mengetahui betul jumlah pesaing bisnis saat ini, Keberadaan pesaing tersebut berpengaruh kepada penjualan dan membuat pemasukan saya menurun. Yang biasnya per bulan dapat omzet 10 juta rupiah sekarang turun menjadi 5 juta rupiah.

F. Kesimpulan SWOT Analysis Menurut Pandangan Mahasiswa Manajemen

Menurut mahasiswa jurusan manajemen bisnis, kegiatan menganalisis SWOT sangat penting. Hal ini karena berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan/ organisasi. Dan juga meningkatkan produktivitas karyawan.

Pengertian SWOT secara lengkap adalah mengukur kekuatan, mengurangi kelemahan, memanfaatkan kesempatan, dan mencari solusi untuk menghadapi ancaman. Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bisnis kita semua semakin maju.

Baca juga = 20 ide jualan di kampung pasti laris dan menguntungkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top