Realita Jadi Pengusaha, Kerja Lebih Lama dari Karyawan

Realita jadi pengusaha yaitu waktu kerja bisa lebih lama daripada saat kita bekerja di tempat lain. Waktu kerja yang biasanya hanya 8 jam sehari, kini setelah kita terjun di dunia bisnis bisa bertambah atau bahkan tidak menentu.
Realita jadi pengusaha yang jarang kita ketahui

Realita jadi pengusaha yaitu waktu kerja bisa lebih lama daripada saat kita bekerja di tempat lain. Waktu kerja yang biasanya hanya 8 jam sehari, kini setelah kita terjun di dunia bisnis bisa bertambah atau bahkan tidak menentu.

Selain bekerja dengan waktu yang lama, pengusaha pemula juga akan menghadapi masalah yang cukup berat. Masalah itu tidak hanya datang sekali atau dua kali, tetapi terus berdatangan sampai mengganggu konsentrasi kita.

Apabila kita tidak dapat mengendalikan emosi maka siap-siap saja, impian untuk menjadi pengusaha sukses akan sirna. Kegagalan dalam bisnis bisa terjadi karena pengusaha merasa lelah dan takut menghadapi tantangan.

Kami tidak punya niat untuk menakut-nakuti justru sebaliknya, kami ingin memberikan motivasi kepada teman-teman yang masih pemula. Mulai sekarang, kita harus tahu apa saja kenyataan yang akan kita hadapi ketika memulai bisnis.

Realita Jadi Pengusaha Pemula yang Perlu Kita Ketahui!

Definisi realita adalah peristiwa yang terjadi secara nyata yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang. Sehingga, orang yang menghadapi kenyataan tersebut akan merasakan pahit dan manisnya kehidupan.

Berdasarkan pengertian di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa realita jadi pengusaha merupakan segala hal yang akan kita rasakan ketika sedang menjalankan bisnis. Hal-hal yang dimaksud ialah masalah, hambatan, dan rintangan.

Setiap pebisnis pasti mempunyai masalahnya masing-masing, ada yang ringan dan ada pula yang berat. Yang perlu kita perhatikan di sini adalah berusaha untuk mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Jadilah pengusaha yang cerdas artinya, dapat mengambil keputusan dengan benar, mampu mencari solusi yang terbaik, dan memiliki mental yang tangguh. Dengan begini, kita telah siap untuk menjadi seorang wirausaha.

Lalu, apa saja realita jadi pengusaha yang perlu kita ketahui? Berikut ini, cilacapkerja.com akan membagikan beberapa realitas menjadi seorang pengusaha dari awal merintis usaha sampai bisnis berkembang.

1. Kerja Bisa Lebih Lama dari Karyawan

Pengusaha yang baru mendirikan bisnis pasti akan menghadapi kenyataan yaitu harus bekerja lebih lama daripada biasanya. Apakah teman-teman di sini mengalami hal yang sama? Kalau iya, coba kirim pendapatnya di kolom komentar.

Fakta menunjukkan bahwa kebanyakan pebisnis akan mengalami sakit, di awal mereka memulai bisnis. Hal ini terjadi karena pengusaha tidak dapat mengatur waktu antara untuk mengelola bisnis dengan waktu untuk istirahat.

Jadi, kami sarankan untuk membuat jadwal kerja yang lebih efektif dan efisien. Jangan memaksakan diri untuk bekerja hingga larut malam, sampai-sampai tidak tidur. Jika kita melakukan aktivitas ini secara terus menerus maka tubuh kita bisa sakit.

2. Realita Jadi Pengusaha, Resiko Gagal Tinggi

Yang namanya bisnis memang sulit untuk kita tebak, meski sudah membuat strategi matang-matang namun tetap saja bisa gagal. Resiko menjadi pengusaha sangat tinggi jadi cocok untuk kita yang berani mengambil resiko.

Sebenarnya, yang benar bukan mengambil resiko tetapi mengendalikan resiko. Sudah banyak pengusaha yang gagal karena menghadapi masalah yang sulit. Namun, banyak juga yang berhasil karena pandai dalam menangani masalah.

Karakter calon pebisnis gagal antara lain mudah menyerah, cepat bingung, takut menghadapi masalah, tidak percaya diri, dan suka mengangan-angan. Hal ini, berbanding terbalik dengan calon pengusaha sukses yang memiliki karakter pemberani.

Baca juga = 20 Karakter Wirausaha yang Harus Dikembangkan Agar Berhasil.

3. Pendapatan Tidak Menentu

Fakta bisnis yang ketiga adalah pendapatan yang tidak menentu. Teman-teman pengusaha pemula pasti merasakan hal yang sama yaitu sulit untuk mendapatkan penghasilan tetap atau jumlah pesanan yang jauh dari kata target.

Meskipun kita sudah memasang target dan usaha yang maksimal, tetapi tetap saja sulit rasanya untuk bisa mendapatkan pembeli. Jika kita mengalami hal ini berarti, bisnis kita sedang berkembang karena ini adalah sebuah tantangan.

Jumlah pesanan yang terus menurun adalah sebuah tantangan yang harus kita hadapi dan cari solusinya. Jangan banyak mengeluh yang dapat menunda waktu untuk bertindak. Segeralah membuat strategi baru yang lebih efektif.

4. Bisnis Belum Berkembang di Tahun Pertama

Realita menjadi seorang pengusaha selanjutnya adalah bisnis sulit untuk berkembang atau bahkan tidak mengalami perubahan yang positif. Mengembangkan sebuah bisnis memerlukan biaya dan usaha yang besar.

Waktu yang kita butuhkan untuk membuat bisnis semakin besar juga sangat lama. Ingat, semua itu perlu usaha! Jadi, terus melangkah dan lakukan yang terbaik sambil berdoa kepada yang Maha Kuasa agar impian kita dapat terwujud.

Kebanyakan memikirkan sesuatu tentang bisnis dapat mengganggu produktivitas kita. Alhasil, kualitas kerja kita menurun dan malah menghambat perkembangan bisnis kita. Oleh karena itu, nikmati saja prosesnya dan terus berusaha.

5. Realita Jadi Pengusaha yaitu Jarang Liburan

Banyaknya pesanan dan kurangnya tenaga kerja membuat kita untuk tidak pernah berhenti bekerja. Hari-hari kita akan sibuk untuk mengurus bisnis agar tidak ada pekerjaan yang tertunda. Alhasil, tidak ada waktu untuk quality time.

Seorang pengusaha jarang sekali punya waktu untuk liburan bahkan, mau nongkrong bareng teman aja sulit rasanya. Setiap hari, kita akan dihadapkan dengan jumlah pesanan, komplain pelanggan, dan bertemu dengan klien.

Namun, ini hanya terjadi ketika di awal-awal memulai bisnis saja. Seiring dengan berjalannya waktu pasti kita akan punya waktu untuk liburan dan berkumpul bareng teman-teman. Pokoknya tetap semangat dan tetap bekerja keras.

6. Mood Naik Turun

Sama seperti saat kita sedang bekerja di tempat lain pasti, akan merasa bosan. Rasa bosan muncul karena kita melakukan hal yang sama dan terus berulang. Bahkan aktivitas yang kita lakukan tidak membuahkan hasil yang diharapkan.

Bagaimana perasaan teman-teman kalau sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi hasil yang kita peroleh tidak seperti yang diinginkan. Tentu saja, kita akan merasa lelah dan mungkin akan berpikir untuk berhenti saja.

Pikiran yang tidak stabil dan lingkungan yang terus berubah akan memengaruhi kondisi mental kita. Sehingga, muncul niatan untuk berhenti dan mencari usaha lain yang menurut kita lebih baik, daripada usaha yang kita jalani sekarang.

Baca juga = Motivasi Menjadi Pengusaha Sukses di Usia Produktif.

7. Tidak Ada Dukungan dari Orang Dalam

Realita jadi pengusaha yang terakhir adalah tidak ada orang terdekat yang mau mendukung bisnis kita. Baik itu orang tua, saudara, tetangga, hingga teman-teman kita. Lalu, siapa yang akan mendukung usaha kita ini?

Jawabannya adalah mereka yang tidak mengenal kita yang hanya tahu kita dari bisnis tersebut. mereka adalah orang yang benar-benar membutuhkan jasa atau produk kita. Jadi, jangan berpikir kalau tidak ada yang mendukung usaha kita!

Jangan sesekali mengecewakan klien karena dapat berdampak buruk bagi kelangsungan bisnis kita. Sebaliknya, berikan pelayanan yang terbaik kepada mereka. Dengan begini, usaha kita akan terus berjalan dan makin berkembang.

Kesimpulan Realita Jadi Pengusaha yang Berhasil

Menjadi seorang pengusaha memang tidak semudah yang dipikirkan oleh orang-orang. Kita akan melewati banyak masalah yang akan menguji mental kita sebagai pengusaha. Realita menjalankan bisnis tersebut, antara lain:

  • Waktu kerja bisa lebih lama,
  • Resiko gagal dan bangkrut tinggi,
  • Pemasukan tidak menentu,
  • Bisnis sulit untuk berkembang,
  • Tidak ada waktu untuk quality time,
  • Semangat naik turun,
  • Dan, tidak ada orang terdekat yang memberi dukungan.

Itulah penjelasan singkat mengenai fakta-fakta yang akan dihadapi oleh seorang businessman ketika menjalankan sebuah bisnis. Untuk kita yang masih pemula tidak ada salahnya untuk belajar karena dengan belajar kita akan memperoleh banyak wawasan.

Terimakasih telang berkunjung ke website Cilacap Kerja. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat untuk kita semuanya. Sampai jumpa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top